Syalom, kali ini edisi 23 mengangkat tema "Gereja yang Memulihkan", yang disambut antusias oleh berbagai kalangan. Beberapa permintaan untuk menulis direspons dengan sigap dan cepat. Redaksi berusaha sedemikian rupa agar dapat menyajikan kajian yang holistik atas tema ini. Tak kalah seru, edisi kali ini disemarakkan dengan dokumentasi gambar, karya tulis, serta aktivitas anak-anak sekolah Minggu.

"Gereja yang Memulihkan" diharapkan membuka wacana gereja sebagai suatu komunitas, yang berusaha menjawab berbagai permasalahan yang kurang sehat, baik secara jasmani maupun aspek-aspek lainnya, yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan utuh manusia. Apa yang dikaji dalam keterbatasan hanyalah sebuah suluh. Semoga ini mampu menggelitik pola pikir dan sudut pandang kita semua, yang memiliki perspektifnya sendiri yang kaya, yang dapat digumul-juangkan, diresapi dalam pikiran, perkataan, maupun sikap dan perbuatan kita. Semoga kita semua dimampukan untuk memberi buah kehidupan yang segar dan terbaik bagi setiap orang yang kita kasihi, diri, keluarga, cucu, bahkan keturunan berikutnya, dari lingkungan terdekat hingga yang terjauh. Tuhanlah sumber pemulihan sejati, dan hanya kepada-Nya kita bersandar dan berharap. Amin.