Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 8 Maret 2026
Bacaan Alkitab: Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-42
Untuk memperoleh jawaban dari ketidaktahuan Pada tahun 1914 penjelajah Inggris Ernest Shackleton dengan kapal Endurance bersama timnya mengarungi samudera memasuki wilayah antartika untuk melihat apa yang ada di sana. Kapalnya dan krunya terjebak dibongkahan es dan tidak bisa bergerak. Setelah es itu mencair kapal itu tenggelam, namun para awak kapal berhasil selamat dengan sekoci yang mereka tumpangi mengarungi samudera dan kembali.
Orang bisa melakukan apapun untuk memenuhi berbagai dahaga dalam kehidupannya. Apa yang diperjuangkan untuk melepas rasa dahaga itu belum tentu pas karena satu dan lain hal. Oleh karena itu melalui thema ini jemaat diajak menghidupi beberapa pesan berikut:
a. Dengarkan suara hatimu. Dengarkan dahagamu
Tidak semua rasa haus atau dahaga bisa dijawab dengan minum air. Karena rasa dahaga yang dimaksud bukan hanya sekedar haus karena kekurangan cairan. Ada orang yang mengalami dahaga, kasih sayang, pengakuan, bahkan juga kedamaian, dsb. Berbagai rasa dahaga itu disebabkan oleh berbagai latar belakang cerita yang berbeda-beda pula. Jika hari ini kita mengalami gelisah sedih atau apapun maka kita perlu mengidentifikasi apa itu dan apa yang menyebabkannya.
b. Minumlah air sesuai yang kamu butuhkan
Setiap persoalan ada solusinya. Namun setiap persoalan juga perlu solusi yang tepat. Kesalahan mendeteksi persoalan dan memberi solusi yang salah bukan menyelesaikan persoalan namun justru bisa membuat keadaan semakin buruk. Iman Kristen tidak hanya melihat dengan sudut pandang yang sempit, berbagai disiplin Ilmu yang dipelajari manusia semua adalah anugerah dari Tuhan yang bisa menjadi ruang untuk orang mendapatkan jawaban.
c. Minum dan makanlah makanan surgawi – percaya pada Yesus dan terus berjuang menghidupi iman percaya itu
Banyak dari dahaga persoalan kadang tidak ditemukan jawabannya. Mari kita percaya bahwa Tuhan adalah Allah yang mengijinkan persoalan hadir namun sekaligus sanggup memberikan kepuasan dan jawaban dari setiap persoalan. Penting untuk kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan serta menghidupi iman percaya itu dengan melakukan tugas kita sebagai orang percaya. Hal yang tidak kalah penting bahwa setiap kita juga dipanggil untuk menjadi kepanjangan tangan dan karya Tuhan untuk memberikan kesejukan dan jawaban bagi dahaga yang dialami oleh sesama kita.
“Barangsiapa minum air yang Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya.” (Yohanes 4:14)
Pdt. Suhud Setyo Wardono