Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 31 Mei 2026
Bacaan Alkitab: Matius 28:16-20
Tuhan Yesus setelah bangkit dari kematian dan sebelum terangkat kesurga Dia memberikan Perintah Agung dan Amanat Agung kepada para Murid-Nya dan kepada seluruh umat Tuhan untuk dilaksanakan.
Perintah Agung Tuhan Yesus adalah mengasihi Allah dengan segenap hati dan mengasihi manusia seperti diri sendiri (Matius 22:37-39) dan Amanat Agung Tuhan Yesus adalah untuk pergi memberitakan Injil ke seluruh bangsa dan membaptis mereka dalam nama Allah Trinitas.
Tuhan Yesus menegaskan bahwa segala kuasa ada ditangan-Nya karena itu Dia berhak memberikan sebuah Amanat Agung yang sangat penting untuk dikerjakan oleh semua umat Tuhan yaitu menjadikan semua bangsa murid Kristus.
Matius 28:18 "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi." Matius 28:19 "Karena itu, pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,"
Berdasarkan Ayat Firman Tuhan diatas ada dua pendorong uatama kita dalam melaksanakan pemberitaan Injil Kristus yaitu: 1. Kasih kepada Allah mendorong kita untuk mengasihi sesama kita manusia. Setiap kita rindu agar orang yang belum mengenal dan merasakan kasih Kristus mereka bisa merasakannya. Kasih dan Pengorbanan Kristus telah mengubah hidup kita, tentu kita juga rindu orang lain mengalami perubahan yang sudah kita alami. 2. Pemberitaan Injil ini adalah Amanat Agung dari Kristus sang pemegang kuasa tertinggi di bumi dan di surga. Oleh karena itu seharusnya tidak ada dasar yang membuat kita untuk takut memberitakan Kristus. Betul bahwa pemberitaan Injil Kristus tidak selalu mudah, akan ada selalu penolakan dan bahkan penganiayaan, namun jaminan perlindungan Kristus menjadi pegangan kita bersama. Selaku gereja Tuhan haruslah Perintah Agung dan Amanat Agung Kristus ini kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sukacita.
Disaat kita melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus dengan sendirinya kita juga memberitakan Allah Sang Trinitas yaitu Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Allah Sang Trinitas bukan hasil karya para bapak gereja melainkan Wahyu atau penyataan Allah sendiri, dan paling lengkap dalam perkataan Tuhan Yesus ini sendiri. Mungkin masih banyak jemaat yang menggumuli bagaimana memahami Allah Sang Trinitas ini, tentu itu baik dan seharusnya dipikirkan. Namun juga perlu dalam kerendahan hati kita bisa menerima penyataan Tuhan Yesus sebagai sebuah kebenaran yang tak terbantahkan. Semoga dengan memberitakan Injil Kristus kita juga telah memberitakan Allah Sang Trinitas bagi seluruh dunia. Selamat hari Minggu dan mari kita laksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus sampai Maranatha Kristus datang Kembali.